Maafkanlah Aku Ayah
November 15, 2009
· Dikirim dalam Uncategorized
Resapilah kenangan-kenangan manis dan pahit yang pernah terjadi dengan menatap wajah-wajah Orang-orang tercinta. Rasakanlah betapa kebahagiaan dan keharuan akan membuncah seketika jika mengingat itu semua.
Pengorbanan yang kadang melelahkan namun enggan Dia ungkapkan
Tanpa kata, tanpa suara…………seolah Dia berkata… “betapa lelahnya aku hari ini”. Dan penyebab lelah itu? Untuk siapa dia berlelah-lelah? Tak lain adalah kita.
Selanjutnya, bayangkanlah apa yang akan terjadi jika esok hari Dia “orang-orang terkasih itu”………. tidak lagi membuka mata untuk selamanya …
Ayah, maafkan aku……..
Gurat keriput di wajahmu, tanda juangmu
Mengumpulkan rupiah demi rupiah
Untuk nasi yang kumakan setiap hari
Ayah, maafkan aku……..
Tubuh rentamu, tanda tenaga yang terkuras
Mengumpulkan harap demi harap
Agar aku anakmu bisa hidup layak
Ayah, maafkan aku…….
Aku lebih sering lupa daripada ingat untuk menyapamu
Aku lebih sering merasa lebih hebat darimu
Aku lebih sering melukaimu daripada menyenangkanmu
Ayah, maafkan aku…….
Kalau aku merasa tidak bisa mengerti jalan pikirmu
Kalau aku merasa engkau terlalu berhati-hati
Kalau aku merasa engkau terlalu tua untuk didengarkan
Ayah, maafkan aku…….
Apapun itu, akulah yang sombong
Akulah yang tidak tahu terima kasih
Akulah yang tidak peduli
Ayah, maafkan aku…….
Aku mencintaimu dengan cara yang aneh
Aku menghormatimu dengan cara yang tidak biasa
Aku mengagumimu tanpa kata-kata
Ya Allah begitu besar pengabdian mereka kepada anaknya,
Ya Allah hanya untaian doa yang bisa aku berikan kepada mereka berdua,
Ya Allah Terimalah Doa HambaMu ini..”
ROBBIGHFIRLII WALIWAALIDAYYA WARHAMHUMAA KAMAA ROBBAYAANII SHOGHIIROO
“ Ya Tuhanku, ampunilah dosaku dan dosa ayah ibuku, sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku sewaktu aku masih kecil ” Amin…….
Sungguh Bergetar hatiku,bergetar jiwaku,mengalir air mataku……
~Dari grup renungan dan ikhtibar untuk di kongsi bersama. Kasihnya ibu membawa kesyurga kasihnya ayah sanggup berkorban nyawa. Hargailah ayah dan ibu kita~
Rossa976 berkata,
November 17, 2009 @ 8:09 am
Salam…
Hu3 tersentuh hati ni, kebetulan abah tengah sakit sekarang ni.tapi Alhamdulillah dah beransur sembuh…sama2 la kita menghargai kedua org tua kita tak kira la ibu bapa kandung atau mertua..kerana tanpa mereka siapalah kita…
silentpeace berkata,
November 21, 2009 @ 8:35 am
Keep it up!!!! n all the best!!!
nuriman berkata,
November 22, 2009 @ 7:32 am
Salam rossa dan silentpeace..bila ingatkan ayah sedih..raya ni pun tak blaik..apa nak buat keadaan yg tidak mengizinkan..semoga ayah sihat…
Cikgu Zuki berkata,
November 25, 2009 @ 11:18 pm
Salam ziarah. Blog anda sgt menarik. Jemputlah dtg ke blog saya pula. Jom kita bertukar link? Buat MOU, OK? Thanks. Zuki (zukidin.blogspot.com)
pakcikli00 berkata,
Disember 11, 2009 @ 7:09 pm
ada banyak buat salah dengan ayah ke ?