bila hatiku berbicara

Bila AL-QURAN mula berbicara

Posted on: Mac 16, 2008

Waktu engkau masih kanak-kanak.............

kau laksana kawan sejatiku

Dengan wudu', Aku kau sentuh

dalam keadaan suci, Aku kau pegang

Aku, kau junjung dan kau pelajari

Aku engkau baca dengan suara lirih atau pun keras setiap hari

Setelah selesai engkau menciumku mesra

Sekarang engkau telah dewasa..............

Nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku...

Apakah Aku bahan bacaan usang yang tinggal sejarah...?

Menurutmu, mungkin aku bahan bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu

Atau, menurutmu aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji.......

Sekarang, Aku tersimpan rapi sekali

sehingga engkau lupa di mana Aku tersimpan

Aku sudah engkau anggap hanya sebagai pengisi setormu.

Kadang kala Aku dijadikan mas kawin agar engkau dianggap bertaqwa

Atau Aku kau buat penangkal untuk menakuti iblis dan syaitan

Kini Aku lebih banyak tersingkir, dibiarkan dalam kesendirian, kesepian

Di dalam almari, di dalam laci, aku engkau pendamkan

Dulu...pagi-pagi...surah-surah yang ada padaku engkau baca beberapa

halaman

Di waktu petang, Aku kau baca beramai-ramai bersama temanmu di

surau.....

Sekarang...seawal pagi sambil minum kopi...engkau baca surat khabar

dahulu

Waktu lapang engkau membaca buku karangan manusia

Sedangkan Aku yang berisi ayat-ayat yang datang dari Allah Azzawajalla,

Engkau abaikan dan engkau lupakan...

Waktu berangkat kerja pun kadang engkau lupa membaca pembuka surah2ku

(Bismillah),

Di dalam perjalanan engkau lebih asyik menikmati muzik duniawi

Tidak ada kaset yang berisi ayat Allah yang terdapat di dalam keretamu

Sepanjang perjalanan, radiomu selalu tertuju ke stasyen radio

kesukaanmu

Mengasyikkan.

Di meja kerjamu tidak ada Aku untuk kau baca sebelum kau mulai kerja

Di komputermu pun kau putar muzik favoritmu

Jarang sekali engkau putar ayat-ayatku.........

E-mail temanmu yang ada ayat-ayatku pun kau abaikan

Engkau terlalu sibuk dengan urusan dunia mu

Benarlah dugaanku bahawa engkau kini sudah benar-benar hampir

melupaiku.

Bila malam tiba engkau tahan bersekang mata berjam-jam di depan TV

Menonton siaran telivisyen

Di depan komputer berjam-jam engkau betah duduk

Hanya sekedar membaca berita murahan dan gambar sampah

dan waktu pun cepat berlalu.........

Aku semakin kusam dalam laci-laci mu

Mengumpul debu atau mungkin dimakan hama

Seingatku, hanya awal Ramadhan engkau membacaku kembali

Itupun hanya beberapa lembar dariku

Dengan suara dan lafadz yang tidak semerdu dulu

Engkau pun kini terangkak-rangkak ketika membacaku

Atau waktu kematian saudara atau taulan mu

Bila engkau di kubur sendirian menunggu sampai kiamat tiba

Engkau akan diperiksa oleh para malaikat suruhanNya

Apakah TV, radio, hiburan atau komputer dapat menolong kamu?

Yang pasti ayat-ayat Allah s.w.t yang ada padaku menolong mu

Itu janji Tuhanmu, ALLAH S.W.T

Sekarang engkau begitu enteng membuang waktumu...

Setiap saat berlalu...

Dan akhirnya.....

kubur yang setia menunggu mu...........

Engkau pasti kembali, kembali kepada Tuhanmu

Jika Aku engkau baca selalu dan engkau hayati...

Di kuburmu nanti....

Aku akan datang sebagai pemuda gagah nan tampan

Yang akan membantu engkau membela diri

Dalam perjalanan ke alam akhirat

Dan Akulah "Al-Qur'an" kitab sucimu

Yang senantiasa setia menemani dan melindungimu.

Peganglah Aku kembali.. .. bacalah aku kembali setiap hari

Karena ayat-ayat yang ada padaku adalah ayat-ayat suci

Yang berasal dari Allah Azzawajalla

Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Pemurah

Yang disampaikan oleh Jibril melalui Rasulmu

Keluarkanlah segera Aku dari almari, lacimu.......

Letakkan aku selalu di depan meja kerjamu

Agar engkau senantiasa mengingat Tuhanmu

Sentuhilah Aku kembali...

Baca dan pelajari lagi Aku....

Setiap datangnya pagi, petang dan malam hari walau secebis ayat

Seperti dulu.... Waktu engkau masih kecil

Di surau kecil kampungmu yang damai

Jangan aku engkau biarkan sendiri....

Dalam bisu dan sepi....

Advertisements

6 Respons to "Bila AL-QURAN mula berbicara"

terima kasih kerana mengingatkan, khasnya berkaitan dengan komputer…penunh dgn drama aja.. arigatou..

sambil2 duk tulis blog tu dengar2lah mengaji kat internet tu…ttp baca sendiri lagi baik…….mudahan generasi akan datang tidak melupai al quran….al quran bukan hanya di baca waktu ada kematian saja.. ttp setiap masa..lepas solat tu bacalah…bukannya nak payah pun…….

Salaam alaikum w.b.t… Isy7 ambe salah seorang yang merasa malu apabila diperinatkan dengan pembacaan AlQuran. Kerana ambe pun kureng sangat membacanya, Kena muhasabah diri lagi niihhh, isy7

Semoga kita semua membaca AlQuran dengan memahami dan mengambil segala isinya, bukan hanya melagukan dan mempelajari tajwid, tetapi isinya tak tahu dan faham apa2. Kerana AlQuran diturunkan paling pentingnya untuk diamalkan isinya, bukan dibaca seperti sebuah buku cerita. Wallahu a’lam 🙂

waalaikumusalam….ambopun malu gak…….

ya betul2..al quran di baca bukan dengan niat riak dan menunjuk2 tp ikhlas kerana Allah,bacaan tajwid yg betull…yg berlagu tu orang yang masuk bertanding………..
tp saya suka menonton mari bertarannum di tv9 biarpun itu berlagu ttp saya amat kagum sangat dengan budak2 tu….

….. hayati maknanya sekali ketika membaca al quran pasti menitis air mata terutama sekali bila baca makna surah al waqiah…bergegar rasa tangkai jantung……….

.

Telah bersabda Rasulullah S.A.W :

“Belajarlah kamu akan Al-Qur’an, di
akhirat nanti dia akan datang kepada ahli-ahlinya, yang mana di kala itu orang sangat memerlukannya.”

Ia akan datang dalam bentuk seindah-indahnya dan ia bertanya, ” Kenalkah kamu kepadaku?” Maka orang yang pernah membaca akan menjawab : “Siapakah kamu?” Maka berkata Al-Qur’an : “Akulah yang kamu cintai dan kamu sanjung, dan juga telah bangun malam untukku dan kamu juga pernah membacaku di waktu siang hari.”

Kemudian berkata orang yang pernah membaca Al-Qur’an itu : “Adakah kamu Al-Qur’an?” Lalu Al-Qur’an mengakui orang yang pernah membaca mengadap Allah S.W.T.

Lalu orang itu diberi kerajaan di tangan kanan dan kekal di tangan kirinya, kemudian dia meletakkan mahkota di atas kepalanya.

Pada kedua ayah dan ibunya pula, yang muslim diberi perhiasan yang tidak dapat ditukar dengan dunia walau berlipat ganda, sehingga keduanya bertanya : “Dari manakah kami memperolehi ini semua, pada hal amal kami tidak sampai ini?”

Lalu dijawab : “Kamu diberi ini semua kerana anak kamu telah mempelajari Al-Qur’an.”

**********

Abu Zar bertanya kepada Rasulullah s.a.w. untuk berwasiat kepadanya. Diapun berkata: “Berwasiatlah kepadaku wahai Rasulullah.”

Rasulullah bersabda kepadanya: “Hendaklah kamu membaca al-Quran sesungguhnya ia merupakan cahaya bagimu di dunia dan sebutan bagimu di langit.”

terima kasih sue…ilmu yg bermanfaat…moga2 kita sama2 tidak melupai Al Quran dan menghayati terjemahannya…

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

Kalendar

Mac 2008
I S R K J S A
« Feb   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Blog Stats

  • 835,525 hits

Shoutbox

Top Clicks

  • Tiada
%d bloggers like this: